Ribuan Nelayan Lokal Merauke Demo Tolak Pengoperasian Kapal-kapal Trawl

MERAUKE, ARAFURA, + Menolak keberadaan pengoperasian Kapal Trawl di Perairan Merauke, ribuan nelayan Merauke yang difasilitasi Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Papua Selatan melakukan aksi demo.

Mendapat pengawalan kepolisian, orasi demo penyyampaikan aspirasi dilakukan di Kantor Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Merauke pada Senin 20 April 2026.

Ketua HNSI Provinsi Papua Selatan Taufik Latarissa yang memimpin aksi demo tersebut bergerak bersama massa nelayan dengan pengawalan aparat kepolisian. Setibanya di Kantor Pelabuhan Perikanan diterima oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perikanan Provinsi Papua Selatan, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Merauke, Kepala Kantor Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Merauke dan Anggota DPR Papua Selatan Yulians Charles Gomar.

Penolakan keras beroperasinya kapal-kapal Trawl yang jelas merusak ekosistem laut dan juga mengganggu keberadaan kapal-kapal nelayan lokal atau nelayan Merauke. Pemerintah diminta tegas menegakan aturan dan memperhatikan keberadaan nelayan tradisional Merauke. Dimana jelas nelayan Merauke mengalami dampak akibat pengoperasian kapal-kapal trawl.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan, pemerintah melalui Kepala Dinas Perikanan Provinsi Papua Selatan, mengatakan menerima aspirasi yang disampaikan bahkan berjanji akan  bersama  perwakilan nelayan Merauke untuk  menyampaikan hal tersebut kepada Komisi IV DPR RI di Jakarta. Dikarenakan aktivitas kapal-kapal trawl sudah sangat meresahkan dan menggaggu nelayan lokal Merauke. ***