MAPPI ARAFURA, – Kondisi curah hujan yang tinggi membuat kondisi Run Way atau landasan di Bamdara Udara Kepi Kabupaten Mappi sejauh 750 Meter b tergenang air. Akibatnua pesawat jenis ATR Trigana tidak dapat beroperasi baik atau maksimal. Kini hanya pesawat berbadan kecil Jenis Caravan dari Maskapai Susi Air, Smart Air dan Asian One yang mampu landing+ take off..
Dengan adanya air pasang dari rawa-rawa sekitar dimana n curah hujan yang tinggi membuat air meluap dan menutup lamdasan pacu atau Runway Bandara Kepi. Demikian disampaikan Kepala Bandar Udara George Kasihiu melalui press realise yang diterima ARAFURA News, pada Senin 21 July 2025.
Disampaikan dalam kronologis bahwa curah hujan yang tinggi dari Tanggal 08-12 Juli 2025, mengakibatkan meluapnya permukaan air rawa. Apalagi drainase yang tersedia tdak dapat menampung limpahan air rawa . Maka terjadilah sehingga standing water didalam runway sepanjang 160 m dibagian Runway 33 dan diputuskan untuk menerbitkan Notamn Displaced Runway sepanjang 300 Meter.
Dikatakan selama proses displaced runway 300 m, penerbangan tetap beroperasi dengan normal baik pesawat berbadan besar seperti Trigana maupun pesawat kecil seperti Susi air, Smart aviation dan Asian one
Adapun langkah mitigasi awal yang telah dilakukan Pembuatan Drainase tambahan, Pembuatan Tanggul Penahan Air dan Penyedotan air menggunakan Alkon. Sedangkan untuk langkah mitigasi jangka panjang telah dilakukan komunikasi dengan pemerintah pusat (kementerian Perhubungan) terkait pengusulan dan perencanaan pembangunan tanggul dan perapian kembali drainase yang sdh ada untuk mengantisipasi kejadian dimasa akan datang.
Pada saat proses mitigasi berlangsung debit air sempat mengalami penurunan.
Lebih lanjut diuraikan namun pada Tanggal 19 dan 20 July dimana curah hujan kembali deras dan terjadi selama 2 hari berturut-turut menyebabkan Standing Water pada Runway bertambah, dan diputuskan untuk melakukan Displaced Runway sepanjang 750 Meter.
Untuk itu menurut George, pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat bahwa pelayanan operasional penerbangan dibandara udara kepi baik penerbangan berjadwal maupun penerbangan perintis tetap berjalan dengan menggunakan pesawat berbadan kecil jenis Grand Caravan (C208B) seperti Susi air,
Harapannya dengan dukungan pemerintah daerah dan pusat untuk melakukan penanggulan banjir agar tidak terjadi hal serupa di masa yang akan datang.
‘”Semoga masa Curah hujan yang tinggi segera berakhir agar langkah mitigasi awal dapat segera dilanjutkan kembali, “pesan George menutup. *”
Laporan : Felix) Ist.




