Gelar Workshop, Adinkes Bidik Eliminasi ATM di Papua Selatan

MERAUKE, ARAFURA- Program Coordinator Adinkes ( Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia ) Provinsi Papua Selatan Ir. Leonardus Mahuze, M.Si mengatakan bahwa pihaknya memberikan pedoman kepada pemerintah provinsi maupun kabupaten untuk mensinkronkan kebijakan daerah dan nasional, guna upaya pencegahan dan penanggulangan Aids, Tuberkulosis dan Malaria ( ATM) di Provinsi Papua Selatan.

Menurutnya, ketiga penyakit tersebut saat ini menjadi perhatian global dengan target bersama Pemerintah Pusat bahwa eliminasi di Tahun 2030 dapat tercapai. Apalagi indeks TBC di Indonesia menembus peringkat dua dunia, sedangkan HIV/Aids pada peringkat 14 dunia. Sedangkan Penyakit Malaria secara global dengan indeks sebesar 95 persen penyebarannya merata di Papua.

“Ini menjadi perhatian serius kita bersama baik itu pemerintah pusat, dan daerah dengan Global Fund dalam upaya bersama pencegahan dan penanggulangan atas ATM, ‘ujar Leonardus Mahuse disela kegiatan Workshop Petunjuk Telnis Integrasi ATM dan dan Kebijakan Nasional Tingkat Provinsi Papua Selatan ( BL 3228) di Halogen Hotel pada Selasa 14 Juli 2026.

Dikatakan, kondisi tingkat penyebaran atas ketiga jenis penyakit secara keseluruhan di wilayah Papua Selatan masih tinggi. Dengan digelarnya Workshop tersebut yang diikuti pemerintah daerah melalui dinas kesehatan, Baperinda, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan termasuk KPAD setempat.

“Tentunya melalui Workshop, harapan kami adalah persoalan 3 penyakit ini bisa masuk dalam RPJMD maupun RKPD tahunan sehingga penanganan bisa lebih prioritas kedepannya baik di provinsi maupun kabupaten-kabupaten se Kawasan Papua Selatan, ” paparnya.

Sementara itu dalam laporannya Ketua Panitia Workshop PTI Papua Selatan Hendrikus Maturbongs, S, IP menegaskan bahwa kegiatan dilaksanakan selama tiga hari sejak Tanggal 14-16 Juli 2026. Dengan jumlah 40 peserta baik dari shecholder tingkat provinsi maupun dari empat kabupaten yang ada di Papua Selatan. ***

Laporan :flx-An