Kondisi Memprihatinkan Jalan Mur-Kepi

JANJI TIAP TAHUN DIPERBAIKI TAPI KENYATAAN TIDAK ADA

MAPPI, , ARAFURA – Jalan penghubung Distrik Nambioman Bapai (Mur) menuju ibukota Kabupaten Mappi yakni Kepi sangat rusak parah.
Kondisi yang memprihatinkan tersebut sudah bertahun-tahun dikeluhkan masyarakat. Namun hingga kini hanya janji-janji yang diterima nanti  diperbaiki.

Nyatanya tahun berganti hingga kini tidak ada perubahan dan justru mengakibatkan dampak pada sendi-sendi kehidupan masyarakat.

Jalan Mur menuju Kepi sangat penting dikarenakan semua kapal barang dan penumpang masuk di Pelabuhan Mur.
Kini jalan rusak parah bukan hanya terganggu aktivitas warga melainkan terseret pada sosial ekonomi.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua Komisi IV DPR Papua Selatan Robertus Maximinus Sumaghai, SH saat via telepon seluler mengatakan aspirasi jalan rusak sudah diterima pihaknya saat reses dewan. Bahkan dalam kunjungan Wakil Gubernur Provinsi Papua Selatan ke Mappi kondisi tersebut juga  sudah disampaikan.

“Hingga kini jalan Mur ke Kepi sebagai jantung sosial ekonomi rakyat rusak berat. Hal ini sudah sering disampaikan namun tidak ada realisasi penanganan. Kami harap pemerintah provinsi melalui Dinas PU Bina Marga dapat segera memperbaiki jalan rusak ini, ” ujar Robert pada Senin ( 9 Feb 2026).

Dikatakan, melalui beberapa anggota DPR Kabupaten Mappi, perihal yang sama sudah disuarakan. Apalagi ini jalan provinsi sehingga harapan mendapat perhatian juga dapat diterima. Untuk itu Robert secara  tegas berkata kondisi jalan-jalan yang terkait kehidupan rakyat, dimana ada roda perekonomian masyarakat maka harus menjadi perhatian pemerintah.

“Pelabuhan Mur sangat vital, sebab semua kapal bongkar muat disitu. Sedangkan pelabuhan Kepi sepi.diakibatkan banyak faktor seperti gangguan Kamtibmas. Namun dengan jalan Mur -Kepi rusak memperburuk kondisi yang ada. Kami minta dinas terkait tolong perhatikan hal ini, ” ujar Robert. ***

Laporan : Felix