SURAKARTA, ARAFURA, – Wakil Gubernur Provinsi Papua Selatan Paskalis Imadawa, S.Pd menerima gelar bangsawan atau gelar Kehormatan berupa Kanjeng Pangeran. Gelar Kehormatan tersebut diberikan langsung oleh Pangeran Pakoe Boewono XIII dan Prameswan Dalem Gusti Kanjeng Ratu Pakoe Boewono, di Dalem Sasono Nalendro, kediaman resmi Raja Surakarta SISKS. Pakoe Boewono XIII Keraton Surakarta pada Jumat 25 July 2025.
Pemberian gelar bangsawan kepada Wakil Gubernur Provinsi Papua Selatan itu secara resmi diberikan nama Kanjeng Pangeran Paskalis Imadawa,S.Pd.
Bukan tanpa alasan. Kanjeng Pangeran Paskalis Imadawa dikenal memiliki kedekatan personal dengan lingkungan keraton. Bahkan, dalam bulan Sura tahun ini saja, beliau tercatat sudah tiga kali sowan menghadap Raja Surakarta, sebagai bentuk takzim dan komitmen menjaga hubungan budaya lintas daerah.
Dalam pandangan Keraton, konsistensi beliau dalam membangun komunikasi budaya serta kehadirannya yang berkali-kali dalam forum adat dan spiritual di Surakarta menjadi bukti nyata komitmennya. Gelar Kanjeng Pangeran pun disematkan bukan hanya karena jabatan pemerintahan yang diembannya, melainkan karena nilai-nilai luhur yang tercermin dari pribadi beliau.
KRA. Samsul A. Wijoyonagoro, Juru Bicara Resmi Keraton Surakarta, menjelaskan bahwa anugerah ini melalui proses pertimbangan yang mendalam dan bukan semata-mata karena posisi sebagai pejabat publik.
> “Beliau bukan hanya pemimpin formal, tetapi sosok yang memahami makna budaya, spiritualitas, dan kebatinan Jawa. Dalam beberapa kali sowan ke Dalem, beliau menunjukkan sikap andhap asor, hormat, dan sungguh-sungguh. Maka Sinuhun memandang beliau layak menerima gelar Kanjeng Pangeran,” jelas KRA. Samsul A. Wijoyonagoro.
Penobatan ini juga menegaskan peran Keraton Surakarta sebagai simpul kebudayaan Nusantara yang menjalin silaturahmi lintas daerah, tanpa memandang latar belakang suku, agama, atau wilayah. Dengan menjadikan pemimpin Papua Selatan sebagai bagian dari kekerabatan Keraton, pesan besar tentang persatuan dalam keberagaman kembali digaungkan dari jantung budaya Jawa.
Kini, Kanjeng Pangeran Paskalis Imadawa tak hanya menjadi pemimpin daerah di ujung timur Indonesia, tetapi juga simbol kehormatan yang menjembatani dua peradaban agung — Papua dan Jawa — dalam satu semangat: mewujudkan Indonesia yang berakar, berbudaya, dan bersatu
Meskipun berbeda suku dan budaya, namun pihak Keraton Surakarta menilai peran tokoh-tokoh daerah dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal termasuk budaya Jawa serta perannya dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia sehingga patut mendapatkan apresiasi.
Pemberian gelar Pangeran selain kepada Wakil Gubernur Provinsi Papua Selatan Paskalis Imadawa, S.Pd juga beberapa tokoh nasional dan daerah laiinya.
Diantaranya Gelar Kanjeng Raden Aryo kepada Ketua Umum Asosiasi Media Konvengensi Indonesia (AMKI) Pusat Ir. Tundra Meliala Wartonagoro, MM oleh Pangeran Pakoe Boewono XIII Surakarta. **
Laporan : Rilis dari Abdi Dalam Keraton Surakarta. Ist./ (Felix)




