Totalitas AKBP Untung Sangaji Siapkan Kawasan Pemukiman Di Selatan Papua

  • Bagikan

JAYAPURA,ARAFURA,-Seperti yang diketahui saat masih menjabat Kapolres Merauke, AKBP Ir.Untung Sangaji, MH telah membebaskan lahan seluas 40 hektar di SP 9 Distrik Tanah Miring yang akan dipersiapkan untuk membangun pemukiman bagi sejumlah kalangan sebagai wujud kepeduliannya dalam mewujudkan hunian yang memadai. Peletakan batu pertama juga telah dilakukan oleh Kapolda Papua dan hingga saat ini proses pembangunan terus dipersiapkan.

Meskipun ia sudah dimutasi sebagai Kabaga Rolog Polda Papua, sosok komandan yang rendah hati dan sangat memperhatikan masyarakat ini tetap memantau perkembangan yang ada agar semua berjalan baik. Menurut rencana lahan tersebut akan dibangun pemukiman untuk masyarakat, anggota Polres, Polsek, Brimob, Densus 88, jurnalis, petugas kebersihan dan pemerhati lingkungan. Khusus untuk masyarakat, ia mempersiapkan rumah bagi perwakilan 8 suku, baik yang berasal dari Auyu, Muyu, Mappi, Marind, Kimaam, Tabonji, Asmat dan Wamena.

“Semua kita persiapkan dengan matang, mulai dari pelepasan tanah adat, pembukaan lahan, pembangunan beberapa fasilitas hingga peletakan batu pertama yang sudah dilakukan Kapolda Papua,”jelas Untung Sangaji kepada ARAFURA News via telepon, Kamis (27/4). Selain kawasan pemukiman, di atas lahan tersebut juga akan dibangun komersial area/ruko, lahan perkebunan, masjid, gereja, taman, kolam rekreasi, wisata kuliner, gedung serbaguna dan taman kolam, lapangan upacara, area sekolah yang terdiri dari TK, SD dan SMP, sport centre, stadion serta lahan perkebunan. Polisi yang viral berkat keberhasilannya menumpas teroris di kawasan Sarinah tahun 2016 ini memang memiliki kepedulian yang cukup tinggi, tidak hanya kepada masyarakat tetapi juga anggotanya.

Ia merasa prihatin karena masih ada anggota yang belum memiliki rumah sendiri sehingga tercetuslah gagasan untuk membangun sebuah area pemukiman khusus, dimana anggotanya juga disertakan di dalamnya agar memiliki hunian yang layak.

Khusus untuk warga asli Papua, ia menegaskan hanya beberapa orang yang menjadi perwakilan dan merupakan warga binaan pelatihan home industrinya selama ini. Begitupun para petugas kebersihan dan kelompok masyarakat binaannya rata-rata masih menumpang di tanah orang dan menyewa rumah. Sebanyak 375 warga yang dilatih olehnya dalam ketrampilan home industri dan UMKM memang belum memiliki rumah sendiri.

Tidak hanya soal rumah, ia juga mendata warga binaannya untuk dibuatkan jaminan asuransi di sejumlah bank serta buku tabungan khusus. Tentunya dengan harapan mereka tetap komit dan konsisten melakukan hal-hal positif sesuai dengan yang ia ajarkan saat menjabat sebagai Kapolres Merauke. “Memang perwakilan dari 8 suku itu tidak terlalu banyak, tetapi setidaknya saya sudah bisa membantu sesuai kemampuan saya pasca mereka ikut pelatihan dulu. Semoga pembangunan jalan menuju lahan tersebut dapat berjalan lancar sehingga banyak yang terbantukan. Secara bertahap saya berupaya melakukan yang maksimal, karena masyarakat asli Papua sangat membutuhkan perhatian kita bersama,”harap Untung Sangaji.

Totalitas Untung Sangaji untuk mewujudkan pemukiman tersebut memang jelas terlihat, bahkan ia rela menjual tiga jet sky kesayangannya demi membebaskan lahan tersebut. Awalnya jet sky tersebut ia datangkan untuk menunjang pengamanan olahraga paramotor yang dilaksanakan di Pantai Lampu Satu.(iis)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *