Tidak Ambisi, Untung Sangaji Hanya Ingin Membantu

  • Bagikan
AKBP Untung Sangaji saat diwawancara (foto:iis)

MERAUKE,ARAFURA,-“Ketika saya berdinas di Merauke maka semua yang ada dalam diri saya, betul-betul saya curahkan untuk membantu masyarakat.  Harta benda milik saya juga saya bawa ke sini bahkan ada yang saya jual untuk membantu masyarakat.  Tidak ada yang salah dengan itu semua, karena yang kita bantu juga masih bagian dari Negara Indonesia. Sama halnya ketika saya dimutasi dari Aceh Utara,  masyarakat di sana juga mengharapkan saya bisa menjadi pemimpin.

Namun saya tegaskan bahwa saya melaksanakan tugas tergantung perintah pimpinan dan saat ini saya masih fokus dengan tugas sebagai polisi. Jadi belum melihat ke arah yang lain dulu, sekali lagi karena saya masih berdinas,”demikian diungkapkan mantan Kapolres Merauke dan Aceh Utara, AKBP Ir.Untung Sangaji, MH kepada wartawan saat ia berkunjung ke tempat wisata bahari Arta Beach, Sabtu (15/10). Tidak dapat dipungkiri banyak yang sudah ia lakukan untuk Aceh Utara, salah satunya mengubah pantai kumuh menjadi indah.

Bahkan ajudannya saat itu bisa membuka café di pantai yang sudah ramai dikunjungi wisatawan. Warga menjadi terbantu karena mendapatkan penghasilan di sektor wisata yang menjanjikan, oleh sebab itu tidak ada salahnya jika dirinya  juga ingin memulai hal yang sama di Merauke.  Namun ia menegaskan bahwa dirinya hanya ingin menyatukan persepsi dan kalau ia ingin membangun di sini maka jangan dipolitisir. “Ketika saya sudah  siap di sini dan tahu kemampuan masyarakat ditambah sumber daya yang baik, kenapa tidak?

Karena belum diberdayakan maka saya berdayakan, hanya saja jangan ada yang tersinggung ketika saya melakukan ini dan itu. Yang saya harapkan masyarakat kita di Papua juga bisa tersenyum dan tidak dianggap tertinggal.  Belum terlambat, yang jadi pertanyaan kita mau tidak melakukan pembaharuan tersebut,”tukasnya. Sama sekali tidak ada ambisi dalam dirinya karena selama ini yang dilakukan hanya untuk membuat masyarakat terbantu.

Namun ketika orang senang dengan apa yang ia lakukan dan mengharapkan ia menjadi pemimpin maka itu hak masing-masing orang. Pada dasarnya ia hanya ingin melakukan kebaikan dan membuat masyarakat bisa hidup lebih baik dan mandiri. Ia sudah melakukan yang sama di berbagai daerah dan menurutnya tidak ada yang salah ketika seseorang memiliki kemampuan dan niat yang tulus untuk membantu sesama. (iis)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *