Sukacita Imlek Di Tanah Selatan Papua, Warga Tionghoa Turut Berbagi

  • Bagikan

MERAUKE, ARAFURA, -Sukacita tengah dirasakan oleh warga Tionghoa yang ada di Kabupaten Merauke Provinsi Papua Selatan karena dapat menggelar dua momen penting sekaligus, yakni perayaan Imlek bersama tahun 2024 dan pemilihan Ketua Yayasan/Perkumpulan Budi Luhur periode 2004-2008 yang berlangsung di Swiss-Belhotel, Minggu (25/2). Acara tersebut turut dimeriahkan dengan atraksi Barongsai, pemberian door prize serta pemberian bantuan dana pendidikan dan laptop kepada beberapa putra putri asli Papua di jenjang pendidikan SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dari warga Tionghoa yang sudah cukup lama bermukim di tanah Anim Ha.

Fidensius Arifando selaku ketua panitia menyampaikan, panitia bekerja keras untuk mensukseskan kegiatan meskipun diperhadapkan dengan waktu yang terbatas dan jumlah panitia yang tergolong minim, kurang dari 20 orang. Oleh sebab itu ia menyampaikan permohonan maaf jika masih terdapat kekurangan selama persiapan maupun pelaksanaan kegiatan.

“Syukurlah, dengan kerja keras dan persiapkan yang optimal akhirnya acara dapat terlaksana dengan lancar. Mohon maaf jika masih terdapat kekurangan-kekurangan karena kita sudah berupaya melakukan yang terbaik. Saya bangga dengan seluruh panitia yang rela bekerja membantu saya, terima kasih buat panitia, ini adalah acara dari kita dan untuk kita, “terangnya.

Sementara itu Ketua Etnis Tionghoa Kabupaten Merauke, Sastra Wijaya mengungkapkan bahwa perayaan Imlek mengandung makna tradisi dan budaya dari etnis Tionghoa yang patut dilestarikan oleh warga Tionghoa dimanapun berada. Imlek dirayakan dengan penuh kegembiraan dan kehangatan serta mengedepankan persatuan dan keharmonisan. Tahun Baru Imlek dari waktu ke waktu semakin dikenal dan diterima oleh masyarakat, baik di Indonesia hingga mancanegara. Hal ini menunjukkan bahwa etnis Tionghoa merupakan bagian dari warga masyarakat tanah air Indonesia.

‌Hal senada juga disampaikan Kabiro Hukum Sekda Provinsi Papua Selatan, Yoseph B. Gebze mewakili Pemprov Papua Selatan bahwasanya etnis Tionghoa menjadi salah satu bagian dari kemajemukan yang ada di negara ini. Termasuk di Provinsi Papua Selatan khususnya di Kabupaten Merauke dimana kehadiran etnis Tionghoa memang sudah cukup lama. Dengan demikian etnis Tionghoa telah menjadi bagian dari kota ini dan turut membesarkan daerah. “Kita patut bersyukur kehadiran etnis Tionghoa di tengah-tengah masyarakat Papua Selatan sudah banyak melahirkan karya nyata dan tidak dapat dipungkiri turut mewarnai dinamika pembangunan di Provinsi Papua Selatan, “ungkapnya.(iis)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *