MERAUKE ARAFURA – Kepala Kantor Otoritas Wilayah X Merauke melalui Kepala Seksi Keamanan Angkutan Udara dan Kelaikdaraan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X Papua Frely Betsy Tausalwa, SH disela-sela kegiatan Rapat Komite Bandar Udara Mopah Merauke mengatakan bahwa peningkatan status Bandar Udara Mopah Merauke menjadi Bandar Udara berskala Internasional diharapkan memberikan peningkatan yang signifikan aspek perekonomian.
Menurutnya, bukan hanya sisi penumpang namun barang keluar dan masuk harus memberikan impact yang positif bagi kemajuan Merauke dan Papua Selatan. Sehingga sebagai regulator harus memastikan hal tersebut dimana ada peningkatan perekonomian di daerah ini tanpa mengurangi faktor keamanan dan keselamatan penerbangan.
“Harmonisasi SOP (standar operasional prosedur) sangat penting dikarenakan melibatkan semua shecholder, contohnya bea cukai, karantina, Kantor migrasi tentunya pihak bandara juga maka semua sangat penting untuk tercipta harmonisasi SOP sehingga searah dalam implementasinya menunjang pelayanan di Bandar Udara internasional Mopah Merauke, ” ungkap Frely di Swiss_belHotel Merauke, Rabu 17 Desember 2025.
Sementara itu Plt. Kepala Kantor UPBU Kelas 1 Bandar Udara Internasional Mopah Merauke Blasius Bassa, S.Sos , MM juga mengatakan dengan adanya Komite Bandar Udara Mopah Merauke tentunya sangat mengharapkan dukungan Pemerintah daerah yakni Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan Pemerintah Kabupaten Merauke.
Dalam menunjang hal tersebut secara rutin koordinasi akan dilakukan pihaknya . Termasuk dalam pemenuhan sarana dan prasarana bandara agar lebih baik dan memberikan rasa keamanan, kenyamanan serta keselamatan penerbangan.
“Dengan mengacu pada masterplan yang ada, maka proses peningkatan fasilitas sarana dan prasarana diperhatikan. Kami tetap ajukan sesuai kebutuhan atau standar yang ada, terlebih kini statusnya bandar Internasional, ‘ujar Blasius Plt.Kabandara Mopah Merauke. ***
Laporan :Felix




