Sejumlah Pihak Diskusikan Perubahan Perda Nomor 5 Tahun 2013

  • Bagikan

MERAUKE,ARAFURA,- Workshop perubahan Perda Nomor 5 Tahun 2013 tentang pengelolaan sumber daya alam berbasis masyarakat hukum adat Malind Anim resmi digelar dengan melibatkan sejumlah kalangan di gedung Nok En Sai sejak tanggal 30 November dan 1 Desember 2023. Direktur Yayasan Wasur Lestari, Paschalina Rahawarin mengemukakan, terkait kegiatan tersebut telah diawali dengan beberapa rangkaian kegiatan sebelumnya sejak Bulan Juli lalu sehingga diharapkan peserta workshop semakin memahami tujuan yang hendak dicapai dan permasalahan yang dibahas.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program kebijakan ramah hutan dan kita bekerja sama dengan Pemda Merauke dan PATTIRO yang merupakan lembaga kajian di Jakarta. Kita sudah berjalan bersama-sama untuk menyusun Policy Brief dari Perda ini,”terangnya. Ia menambahkan, untuk Perda dikoordinir langsung oleh Dinas Lingkungan Hidup sedangkan untuk Transfer Anggaran Kabupaten berbasis Ekologi (TAKE) dikoordinir oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung.

Selain itu forum multi stakeholder juga telah dibentuk yang terdiri dari OPD, akademisi, LSM dan masyarakat dengan nama Kitorang Sayang Merauke. Pihaknya berharap forum ini dapat menjadi forum diskusi untuk membahas banyak hal di Merauke dan melakukan kerja nyata mendorong pekerjaan dinas-dinas yang membutuhkan kerja sama dengan banyak pihak.

Sementara itu Sekda Merauke, Yeremias.P.Ruben Ndiken saat membuka workshop menegaskan, melalui workshop tersebut maka hukum adat Malind akan dibahas secara menyeluruh dan semua pihak yang terlibat dapat menyampaikan saran maupun masukan. Terlebih jika berbicara tentang pengelolaan hutan dan sumber daya alam, tentu bukan hal ringan.

Sebab sudah ada aturan, norma-norma, adat dan tatanan yang diatur dengan sangat baik sehingga tidak terjadi ketimpangan. “Terkait dengan Perda Nomor 5, semoga aturan ini dapat melindungi orang Malind. Jika memang ada yang harus dievaluasi atau diubah, silahkan saja. Apalagi dalam workshop ini hadir sejumlah pihak berkompeten dan sarat ilmu yang dapat memberikan masukan dan pemikiran,”tukasnya.(iis)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *