Pilih Merauke Di Hari Pertama Kampanye, Ini Alasan Ganjar

  • Bagikan

MERAUKE,ARAFURA,-Calon Presiden Republik Indonesia Ganjar Pranowo memilih Kabupaten Merauke Provinsi Papua Selatan sebagai daerah yang pertama kali dikunjungi saat kampanye hari pertama, Selasa (28/11). Sejumlah agenda telah dilakukan pihaknya untuk menyapa warga di ujung timur Indonesia, tidak hanya di wilayah kota namun merambah pula kawasan kampung. Pria dengan rambut putihnya yang khas ini berkesempatan bertemu warga di Kampung Waninggap Nanggo Distrik Semangga sedangkan pasangannya, Mahfud M.D. mengunjungi masyarakat di Sabang Provinsi Aceh sehingga lengkaplah pasangan ini menyapa masyarakat dari Sabang sampai Merauke.

Masyarakat antusias menyambut kedatangan Ganjar dan menyampaikan keluh kesah agar mendapat perhatian ketika pria berdarah Jawa itu terpilih sebagai presiden nanti. Begitu merakyat, Ganjar duduk beralaskan tikar bersama warga dan berdialog tentang beberapa hal penting yang banyak diharapkan masyarakat kepada dirinya. “Saya dan Pak Mahfud yang diutus PDI Perjuangan, P3,Hanura dan Perindo sengaja memilih lokasi kampanye di ujung timur dan ujung barat karena kami sangat menjunjung persatuan Indonesia. Kenapa kami memilih lokasi di desa karena di sinilah masyarakat kita banyak berkumpul,”terang Ganjar. Ia juga menyampaikan kesannya ketika harus melewati jalan yang sangat rusak dan akan menjadi perhatian pihaknya kelak karena menurutnya menjadi utang pemerintah untuk mengatasi.

“Pemilu kali ini menyentil kita bahwa ada daerah yang perlu menjadi perhatian kita bersama. Untuk itu kami hadir di Merauke agar dapat merasakan apa yang menjadi denyut nadi harapan masyarakat, harapan dari pace, mace dan kakak-kakak sekalian agar menjadi prioritas untuk dikerjakan,”ungkapnya. Sementara itu Mahfud M.D dalam sambutannya secara daring menyampaikan bahwa pihaknya telah menyusun program unggulan untuk Aceh berupa program unggulan guru ngaji dan menyiapkan dana untuk para ustad.

Menurutnya, di Aceh puluhan ribu ustad telah bekerja keras menyiapkan kader bangsa sehingga wajib diperhatikan, termasuk guru ngaji yang upahnya masih di bawah UMR. Pada kesempatan yang sama Kamirus Mahuze selaku tokoh adat menyatakan dukungan kepada Ganjar dan berharap pasangan Ganjar dan Mahfud dapat menjadi sosok pemimpin yang memperhatikan masyarakat kecil. Pihaknya salut karena Ganjar bersedia datang ke kampung dan bertemu warga karena itulah yang diharapkan selama ini. “Terima kasih bapak sudah mau melihat kami di kampung, jangan lupakan kami. Kami percaya 100 % bahwa bapak yang akan terpilih,”tegasnya.(iis)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *