MERAUKE- ARAFURA, – Ketua Demisioner Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Merauke Alexander Phuktjilen mengatakan bahwa keberadaan PHRI Kabupaten Merauke yang hingga kini masih menjadi keanggotaan dari PHRI Papua. Terlebih sejak Tanggal 14 Februari 2025 Kepengurusan PHRI Kabupaten Merauke telah demisioner atau purna tugas.
Untuk itu menurut Alex, pihaknya sangat berharap untuk dilakukan pemilihan pengurus defenitif tingkat kabupaten dan sekaligus pembentukan PHRI Provinsi Papua Selatan. Apalagi dinamika perkembangan perhotelan dan restoran di Merauke maupun kabupaten lainnya di Kawasan Papua Selatan kian pesat.
“Merauke yang merupakan ibukota Provinsi Papua Selatan sudah tentu kebutuhan jasa perhotelan terus meningkat. Kehadiran PHRI sangat dibutuhkan anggotanya bilamana terjadi hal-hal yang membutuhkan kehadiran organisasi ” ungkap Ketua Demisioner PHRI Kabupaten Merauke didampingi pengurus lainnya seperti Made Sugiarta, Rudy, Kuncoro, Basri di Hotel Bell Merauke, Sabtu ( 29 November 2025).
Masih dikatakan, harapan terhadap pemerintah daerah baik itu Provinsi Papua Selatan, maupun Pemerintah Kabupaten Merauke, Mappi, Boven Digoel dan Asmat dapat terus menjalin sinergitas kemitraan yang baik untuk kemajuan bersama. Meskipun dalam perjalanannya, jasa perhotelan, restoran termasuk UMKM masih ada kendala namun komitmen untuk berkontribusi dalam PAD tetap dilakukan.
Menurut Alex dan rekan-rekannya bahwa komunikasi dan koordinasi terus dilakukan pihaknya. Sehingga baik itu anggota PHRI ,Tempat Hiburan Malam (THM) maupun UMKM dapat terhindari dari persoalan hukum yang diakibatkan kurangnya pemahaman akan kewajiban menjalankan aturan yang diberlakukan pemerintah. ***
Laporan : Felix.




