Optimalisasi Pupuk Organik, Petani Ikut Bimtek

  • Bagikan
Sulaeman saat menyerahkan bantuan

MERAUKE,ARAFURA,-Usai menggelar bimtek optimalisasi alsintan dalam mendukung pertanian moderen dan berkelanjutan di Halogen Hotel, Senin (5/12) lalu, anggota Komisi IV DPR RI, Sulaeman L.Hamzah kembali membuka bimtek selanjutnya bertajuk  optimalisasi pupuk organik untuk pengembangan usaha pertanian yang dipusatkan di Careinn Hotel, Selasa (6/12). Dalam kesempatan itu pihaknya turut menyerahkan bantuan Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) secara simbolis hasil dari aspirasi kepada perwakilan kelompok petani.

Kasi Pupuk dan Pestisida Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Merauke, Amelia Wanggay menyampaikan terima kasih kepada pihak Sulaeman Hamzah yang telah membantu merealisasikan bantuan UPPO tersebut karena petani dapat memproduksi pupuk organik sendiri dan dapat digunakan oleh kelompok tani maupun petani lainnya. Adapun sejumlah distrik yang dibidik yaitu Semangga, Tanah Miring, Kurik dan Jagebob yang diharapkan dapat menggunakan bantuan UPPO dengan baik.

Sementara itu Sulaeman L. Hamzah mengungkapkan bahwa upaya memperbanyak produksi pupuk organik terus dilakukan yang dimulai dari kalangan petani. Oleh sebab itu perhatian yang diberikan melalui bantuan UPPO harus dapat dimaksimalkan untuk menunjang produksi pupuk organik. Semua itu dilakukan semata-mata untuk mempertahankan produktivitas petani di tengah kesulitan yang ada sehingga mampu memberikan hasil maksimal. “Pemerintah juga menyiapkan pupuk cair dan dipastikan awal tahun depan akan saya bawa ke Merauke dengan jumlah yang cukup banyak,”jelasnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, sebanyak 750 paket yang disiapkan namun tersebar di sejumlah daerah bukan hanya di Merauke saja. Namun ia belum dapat memastikan jumlah yang akan disalurkan untuk Kabupaten Merauke, apakah jumlahnya berkurang atau justru bertambah. Pihaknya gencar melakukan berbagai upaya untuk membantu para petani, nelayan dan mitra komisi IV secara keseluruhan. Paket bantuan diakui cukup banyak dan pihaknya senantiasa bersinergi dengan pihak dinas untuk mengelola secara bersama.(iis)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *