Multiplier Effect Pelaksanaan Festival Sejuta Rawa Ke-2 Oleh Pelaku UMKM

  • Bagikan
Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar dampingi Direktur pemasaran pariwisata Nusantara, KEMENPAREKRAF RI, Bapak Dwi Marhen Yono saat mengunjungi lapak pelaku UMKM.

MAPPI, ARAFURA – Kegiatan Festival Budaya Sejuta Rawa ke- 2 di Kabupaten Mappi Provinsi Papua Selatan selain untuk mempromosikan keindahan alam, seni dan budaya tetapi juga berdampak langsung kepada pendapatkan pelaku UMKM lokal.
Kegiatan tersebut memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat lokal khususnya pelaku UMKM dalam hal pendapatan.
Pasalnya sejumlah pelaku UMKM di Kota Kepi yang merupakan mama -mama asli Papua yang menjajak barang dagangan disekitar lokasi kegiatan meraup penghasilan lebih banyak jika di bandingkan dengan hari -hari biasanya.
Dekla Kamokoimu salah seorang pelaku UMKM pada Sabtu (18/11) mengaku senang dengan adanya festival tersebut. Menurutnya dengan digelarnya festival tersebut mambawah dampak positif bagi mereka.
“Kami senang, kami bangga ada cara seperti ini. Selain mau kasih tunjuk kita punya budaya dan alam. Kami yang jualan juga bisa mendapatkan untung selama jualan disini,”ungkapnya.
Dekla yang kesehariannya berjualan kuliner di Pasar lilin Kota Kepi. Mengaku mendapatkan penghasilan lebih selama ia berjualan kiluner disekitar tempat pelaksanaan kegiatan festival.
“Kemarin Jumat (17/11) Saya dapat Rp. 1.500.000. Semoga hari ini bisa lebih banyak lagi,”ujarnya.
Dekla menjelaskan jikalau dibandingkan dengan hari -hari bisanya selama berjualan di Pasar Lilin dia hanya mendapat Rp.700.000 -Rp.900.000 dalam sehari dari hasil jualannya.
Adapun jenis kuliner yang dijualnya mulai dari, sagu bakar, ikan goreng, ukat sagu dan beberapa jenis makanan lainnya.
Sementar itu pelaku UMKM lainnya, Rosita Agawemu, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut.
Rosita yang merupakan warga kampung keseharian berjualan pinang dan kue di komplek tempat dirinya tinggal. Namun hasil jualannya sehari -hari hanya mencapai Rp.100.000 -Rp.150.000 akan tetapi selama berjualan disekitar tempat pelaksanaan kegiatan festival diri bisa mendapatkan penghasilan lebih bahkan bisa mencapai empat kali lipat dari hari -hari biasa.
“Saya jualan pinang dan kue di kampung baru sana, hari ini saya baru berjualan disini. Ini saja dari tadi pagi sampe jam 1 siang ini saya sudah dapat Rp.600.000,”ungkapnya.
Rosita menyebutkan apabila sampai sore hari semua barang dagangan terjual di perkirakan dirinya bisa mensapat ke untungan hingga Rp.2.000.000.
Untuk diketahui sejumlah kegiatan pada pelaksanaan festival budaya sejuta rawa ke – 2 dilaksanakan di halaman Gor Kepi. dilokasi tersebut Pemerintah Kabupaten Mappi juga telah menyiapkan lapak jualan bagi pelaku UMKM mama-mama Papua.
Berbagai jenis kuliner, ukiran, noken terbuat dari kulit gaharu serta beberapa jenis olahan tradisional turut dijual di lokasi tersebut.
(MPI/Felix).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *