Moment Halal Bi Halal, Warga Maluku Diminta Baku Sayang

  • Bagikan

MERAUKE,ARAFURA,- ‘Ale rasa beta rasa, seng ada ale seng ada rasa’ digaungkan oleh keluarga besar Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) pada acara halal bi halal yang digelar IKEMAL Kabupaten Merauke di GOR Hiad Sai, Jumat (28/4). Suasana yang penuh dengan kebersamaan dan rasa kekeluargaan terlihat pada halal bi halal yang mengusung tema “Menjaga kebersamaan dan mempererat toleransi hidup orang basudara”. Keluarga besar IKEMAL lintas agama hadir dalam balutan rasa bahagia dan sukacita merayakan Idul Fitri 1444 Hijriyah bersama saudara-saudara dari etnis lainnya.

Salutnya lagi, yang menjadi ketua panitia adalah warga IKEMAL non Muslim sehingga semakin menonjolkan rasa toleransi yang sudah terbina selama ini di tubuh IKEMAL khususnya IKEMAL di tanah Anim Ha. Kali ini Christian Hunila dipercaya sebagai ketua panitia dan sejak awal persiapan hingga puncak acara, dirinya mampu menghandle setiap tahapan hingga berjalan sukses. “Halal bi halal digelar untuk mempererat tali silaturahmi di antara orang Maluku yang ada di Merauke, menjaga kebersamaan serta memperkuat toleransi orang basudara,”terang Christian dalam laporannya.

Halal bi halal juga untuk mensyukuri anugerah dan rahmat yang telah dilimpahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa, secara khusus kepada saudara Muslim yang telah selesai menjalankan ibadah puasa selama Bulan Ramadhan. Ia mengingatkan warga Maluku yang berada di tanah rantau harus saling menyayangi dan semangat ‘baku sayang’ ini terus digaungkan sesuai dengan slogan ‘ale rasa beta rasa, seng ada ale seng ada rasa’.

Sementara itu Ketua IKEMAL Merauke, Benjamin Latumahina mengemukakan bahwa momen halal bi halal menjadi sarana untuk saling maaf memaafkan dan merajut kembali tali persaudaraan sehingga menjadi lebih kuat. Hubungan baik harus kembali dirajut karena dalam menjalani kehidupan tentunya tidak terlepas dari kekurangan. “Pasti ada yang kurang, ada perbedaan pendapat bahkan kesalahpahaman. Untuk itu mari kita saling memaafkan dan yang tidak kalah penting adalah wajib mendoakan sesama. Termasuk para pimpinan kita sehingga dapat menjalankan tugas pemerintahan dengan baik di Kabupaten Merauke,”terang pria yang juga Ketua DPRD Merauke ini.(iis)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *