Ini Penegasan Ketua DPRD Pasca Bertemu Mahasiswa

  • Bagikan
Para mahasiswa saat menggelar aksi (foto:iis)

MERAUKE,ARAFURA,- Terkait hasil pertemuan dengan para mahasiswa guna membahas tentang kenaikan harga BBM di gedung DPRD Merauke Senin lalu, maka Ketua DPRD Kabupaten Merauke, Benjamin Latumahina mengemukakan bahwa saat melakukan aksi Aliansi Mahasiswa Merauke menginginkan agar DPRD menolak kenaikan BBM. Namun pihaknya sudah menjelaskan bahwa di lingkup DPR itu terdiri dari fraksi-fraksi sehingga harus dipahami bahwa keputusan yang diambil adalah keputusan politis. Artinya ada fraksi yang menolak kenaikan BBM namun ada pula yang mendukung.

“Oleh sebab itu ketika mengambil keputusan secara kelembagaan untuk mendukung aspirasi mereka jelas tidak mungkin. Pertemuan berlangsung alot namun kita juga berusaha memberikan pemahaman kepada mahasiswa bahwa di lingkup DPRD dalam hal ini untuk alat kelengkapan dewan terdiri dari fraksi-fraksi. Kita bisa saja menyampaikan kepada fraksi aspirasi mahasiswa ini agar dipertimbangkan. Mungkin bisa seperti itu, atau kita bisa membuat narasi bahwa DPRD menyampaikan aspirasi tersebut melalui fraksi,”terangnya kepada ARAFURA News, Senin (12/9).

Ia menegaskan, pemerintah menaikkan harga BBM tentunya sudah berdasarkan pertimbangan-pertimbangan dan ini bukan keputusan yang mudah. Oleh karena itu ia meminta agar persoalan ini dapat dipahami meskipun pada rapat dengar pendapat siang itu belum ada kesepakatan di antara kedua belah pihak, baik dewan maupun mahasiswa. Seperti yang diketahui bahwa Senin (12/9), para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Merauke menggelar aksi damai menyatakan penolakan terhadap kenaikan BBM yang ditetapkan pemerintah.

Aksi berlangsung aman dan lancar dengan pengawalan yang cukup ketat dari pihak kepolisian. Sebanyak ratusan mahasiswa yang merupakan perwakilan dari sejumlah organisasi kepemudaan kompak turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi mereka sebagai bentuk kepedulian. Untuk menjaga keamanan, Polres Merauke menurunkan 108 personil ditambah 1 peleton Brimob Merauke. Pengamanan aksi demo dimulai dari titik kumpul Taman Libra hingga gedung DPRD.

Mahasiswa memulai aksi dengan long march dari Taman Libra menuju gedung DPRD Merauke untuk bertemu para wakil rakyat dan melakukan audience. Mereka membawa berbagai tulisan yang menyatakan ketidaksetujuan atas kenaikan harga BBM dan meminta untuk ditindak lanjuti. Tiba di gedung DPRD, mahasiswa diterima dengan baik oleh anggota dewan dan dipersilahkan masuk ke ruang rapat untuk berdiskusi. (Istya Sari Utami)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *