Ini Bentuk Sinergitas Satgas Pamtas Dengan Karantina

  • Bagikan
Personil saat mengikuti pembekalan (foto:ist)

MERAUKE,ARAFURA,- Tidak terasa, masa tugas Pamtas TNI AD di wilayah perbatasan darat RI-PNG telah berakhir. Anggota Satuan Pamtas TNI-AD dari Yonif 410/Alugoro dan Yonif 123/ Rajawali akan kembali ke kesatuan asal.

Sebagai gantinya, sejumlah personil dari Yonif 725/Woroagi dan personil dari Yonif Dibyatara Yodha akan melaksanakan tugas pegamanan perbatasan di sejumlah titik wilayah perbatasan darat di Merauke dan Boven Digoel. Terkait dengan hal tersebut, anggota Pamtas baru tersebut belum lama ini mengikuti pembekalan dari masing-masing unsur CIQS, tidak terkecuali Stasiun Karantina Pertanian Merauke.

Pembekalan berlangsung di gedung pertemuan Korem 174/ATW dan diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh prajurit. Abdul Rasyid sebagai narasumber dari Stasiun Karantina Pertanian Merauke dalam kesempatan itu menyampaikan tentang tugas dan fungsi Karantina Pertanian di wilayah perbatasan darat RI-PNG, baik di Merauke maupun Boven Digoel. “Kami akan selalu bersinergi dengan anggota Pamtasdalam rangka menjaga kedaulatan NKRI serta mencegah masuk, tersebar dan keluarnya HPHK dan OPTK.

Tentunya mengacu pada perjanjian kerja sama yang telah disepakati,”ungkap Rasyid. Di tempat terpisah Cahyono selaku Kepala Stasiun Karantina Pertanian Merauke memberikan apresiasi kepada anggota Pamtas yang telah bekerja sama dengan baik dengan pihak Karantina Pertanian Merauke selama ini. Ia mengharapkan sinergitas akan tetap berlanjut dengan pengganti Satgas yang baru.(Istya Sari Utami)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *