MERAUKE, ARAFURA, – MUSYAWARAH DAERAH I HINPUNAN PENGUSAHA MUDA INDONESIA (HIPMI) PROVINSI PAPUA SELATAN digelar pada Kamis 4 Desember 2025 di Swiss_belHotel Merauke Papua Selatan. Dengan mengambil Tema Ekonomi Papua Selatan maju, pengusaha muda melaju. Maka HIPMI Provinsi Papua Selatan siap berkontribusi bagi kemajuan pembangunan dunia usaha yang menumbuhkan ekonomi kerakyatan.
Gubernur Provinsi Papua Selatan Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T mengatakan Provinsi Papua Selatan memiliki potensi yang sangat besar sehingga ditunjuk pemerintah pusat sebagai pusat pangan timur Indonesia. Terbukti dilaksanakan proyek strategis nasiona (PSN) sebagai wujud keseriusan pemerintah dalam program ketahanan pangan berskala nasional
Dikatakan gubernur, ada tiga sektor yang setara simultan atau sejalan dilaksanakan berbarengan yakni Sektor Produksi, Sektor Distribusi dan Sektor Market ( pasar) . Ketiga sektor ini tidak dapat terpisahkan dikarenakan saling menunjang.
HIPMI bisa berperan dalam sektor sektor yang ada. Pemerintah akan memberikan atensi dan perhatian yang sama. HIPMI harus dibantu tumbuh kembangkan dalam pembangunan daerah di Papua Selatan.
‘Saya berharap Ketua Hipmi harus visioner dan merangkul anak-anak muda Papua Selatan untuk berminat berwirausaha. Dunia usaha membutuhkan keterlibatan anak-anak muda untuk diikut sertakan terutama anak-anak muda asli Papua, “ungkap Gubernur Apolo dalam sambutannya disambut tepukan riuh perserta MUSDA HIPMI Papua Selatan.
“Hasil Pertanian kita melimpah. Kebutuhan beras Masyarakat di Papua Selatan pertahun seribu ton, sedangkan Produksi beras kita 29 ribu ton.
Perum Bulog berproduksi 13 ribu ton kini meningkat dengan target 25 ribu ton beras di Tahun 2026. Jadi menurut Saya, HIPMI
harus ikut berperan, “ujarnya lagi.
Sementara itu Dr. Anggawira S, S. T, SH, M.M, M.H Sekretaris Jendral BPP HIPMI pada kesempatan itu juga menyampaikan bahwa tantangan kedepan kompleks. Maka dibutuhkan implamenter yang mampu membaca peluang.
Provinsi Papua Selatan akan menjadi provinsi yang maju dalam memberikan kontribusi bukan hanya bagi Indonesia namun bagi dunia.
Kemajuan ekonomi dan sumber daya manusia Papua Selatan akan lebih maju kedepannya. Untuk itu dibutuhkan sinergitas semua pihak termasuk adanya ruang bagi peningkatan kualitas pengusaha muda yang ada di Papua Selatan. ***
Laporan : Felix




