Gerak Cepat Untung Sangaji, Lancarkan Lagi Irigasi Ke Sawah Warga

  • Bagikan

ACEH UTARA,ARAFURA,-Di mata warga Aceh Utara, Ir.Untung Sangaji,MH Kapolres Aceh Utara masa jabatan 2016-2018 dan Kapolres Merauke masa jabatan 2020-2022 sudah cukup banyak berbuat untuk masyarakat, bahkan setelah dimutasi ke daerah lain beliau masih terus memberikan perhatian dan konsisten mempererat silaturahmi dengan warga. Meskipun jarak memisahkan karena saat itu dirinya masih berdinas di kepolisian dan harus menjalankan tugas di sejumlah daerah. Kini setelah pensiun, pria yang dikenal suka berbagi kepada sesama ini memiliki banyak waktu untuk lebih memperhatikan masyarakat dan menuntaskan program yang sempat tertunda.

Salah satunya langkah Untung Sangaji yang bergerak cepat secara swadaya membantu kesulitan masyarakat di daerah Lhoksukon yang sudah cukup lama, selama bertahun-tahun mengalami persoalan irigasi persawahan. Untuk itu dalam kurun waktu beberapa hari terakhir, dengan bantuan Untung Sangaji akhirnya warga dapat kembali menikmati aliran air dengan lancar ke sawah mereka. Apa yang dilakukan seorang Untung Sangaji benar-benar luar biasa, pasalnya ia sangat peka melihat persoalan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat dan langsung mencarikan solusi.

Dirinya langsung bergerak membantu membersihkan irigasi tersebut dengan menyewa excavator untuk melakukan penggalian. Dalam waktu kurang lebih lima hari, aliran air kembali lancar mulai dari Gampong Blangrubek Bukit Sentang hingga ke desa-desa lainnya. “Alhamdulilah sekarang warga dapat menikmati air ke sawah mereka. Proses pembersihan berjalan baik, saya senang melihat warga bisa kembali tersenyum sekarang.

Bukan apa-apa, ikhlas membantu saja karena saya sudah berjanji akan terus memperhatikan mereka, baik saat masih aktif berdinas maupun usai purnatugas. Warga Aceh Utara adalah saudara dan keluarga saya yang wajib saya jaga. Mungkin yang saya lakukan belum seberapa namun setidaknya mampu meringankan beban dan kesulitan mereka. Tidak ada salahnya kita mengawali sesuatu dari hal-hal yang kecil dan sederhana, itu akan jauh lebih baik daripada tidak melakukan apa-apa sama sekali,”terang Untung kepada ARAFURA News via telepon, Kamis (24/8).

Lebih lanjut sosok pionir ini menjelaskan, warga sangat bergantung pada komoditi padi untuk menambah penghasilan namun harus tersendat karena saluran air yang menjadi andalan selama ini tidak mengalir akibat tertutup dengan tanah dan rumput yang cukup lebat. Selain membantu irigasi, Untung juga membantu masjid di sekitar wilayah tersebut yang juga terkendala air.(iis)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *