Bulan Mutu Karantina, 500 Paket Bantuan Disalurkan

  • Bagikan

MERAUKE,ARAFURA,-Anggota Komisi IV DPR RI, Sulaeman L.Hamzah dan Direktur Eksekutif Rumah Aspirasi Sulaeman Hamzah, Fauzun Nihayah bersama jajaran Stasiun Karantina Ikan serta instansi terkait menyerahkan secara simbolis paket bantuan ikan sehat bermutu dan melepas mobil yang mengangkut ikan sehat bermutu di kantor Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Merauke dalam rangka Bulan Mutu Karantina 2023, Selasa (9/5). Adapun tema yang diusung tahun ini adalah “Peran BKIPM dalam penjaminan ikan sehat, bermutu dan bebas mikroplastik”.

Tahun ini jumlah paket yang dibagikan sebanyak 500 paket yang terdiri dari ikan deho beku, bakso ikan, mpek-mpek, ikan kaleng dan krupuk amplang. Dalam kesempatan itu Sulaeman Hamzah menyampaikan bahwa pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan selama ini sudah banyak membantu para nelayan di Kabupaten Merauke. Berdasarkan data yang ada, cukup banyak pelaku usaha pengelolaan ikan di daerah ini dan membutuhkan perhatian.

Apalagi setelah nanti ditetapkan Kampung Lampu Satu sebagai kampung nelayan maka komitmen yang ada untuk memajukan perikanan di daerah ini akan semakin digaungkan dan menjadi tanggung jawab bersama. “Saya akan terus menyuarakan keluhan masyarakat dan mencoba membantu. Termasuk kendala yang dihadapi nelayan terkait aturan pengiriman kepiting dimana aspirasi yang disampaikan juga sudah saya bahas di rapat resmi komisi,”tukasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan masuk ke Merauke benih ikan sebanyak 1 juta ekor dan 1.000 indukan yang akan dibagikan kepada masyarakat. Benih tersebut akan dibudidayakan di Merauke dan tentunya melibatkan instansi terkait karena didatangkan dari luar, antara lain pihak karantina dan bea cukai. Oleh sebab itu penting adanya kolaborasi yang baik agar apa yang dikerjakan dan tugas yang diemban mampu berjalan lancar. “Terkait dengan kegiatan Bulan Mutu Karantina maka ada paket bantuan yang diberikan kepada masyarakat sekitar sekaligus juga sebagai sarana edukasi agar kita dapat terbiasa untuk mengkonsumsi ikan,”jelas Sulaeman.(iis)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *