MERAUKE, – ARAFURA, – Setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis informasi cuaca ekstrim yang kemungkinan diprediksi melanda kawasan Provinsi Papua Selatan dimana curah hujan tinggi, gelombang laut tinggi dan air pasang laut atau banjir Rob. Maka patut mendapat perhatian waspada semua pihak bukan hanya masyarakat di Papua Selatan.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Selatan Heribertus Silvinus Silubun saat dikonfirmasi terkait aspirasi penolakan atas pembukaan lahan akibat proyek strategis nasional (PSN) disejumlah wilayah Merauke , terlebih cuaca ekstrem yang mengakibatkan potensi banjir maka menurutnya patut diantisipasi.
Dikatakan, meskipun pemerintah mengatakan bahwa PSN sudah melalui sejunlah kajian ilmiah baik itu kajian Amdal, kajian finansial dan kajian ekonomi namun hal tersebut tidak dilakukan secara terbuka atau secara komprehensif kepada lapisan masyarakat.
” Kajian-kajian ilmiah yang dikatakan sudah dilakukan atas pekerjaan PSN, sebaiknya harus dilakukan terbuka. Agar kami di dewan, atau masyarakat kita dapat mengetahuinya secara utuh dan transparan. Artinya harus dipresentasikan terbuka kajian-kajian yang dimaksud, “ungkap Ketua DPR Papua Selatan Heribertus Silubun saat ditemui di Kantor DPR Papua Selatan, Rabu 10 Desember 2025.
Namun dalam kesempatan itu, Heribertus mengatakan terkait PSN baik di Wanam maupun di Nakias yang kini ada dinamika persoalan berupa penolakan, dirinya sudah melakukan kunjungan bahkan berdialog dengan masyarakat setempat. Meskipun hingga kini masih ada yang menyatakan penolakan dari kelompok masyarakat tertentu, akan tetapi pemerintah daerah terus melakukan langkah+langkah komunikasi untuk mencari solusi.
“Di Wanam saya sudah tiga kali berkunjung baik secara partai, maupun selaku pimpinan dewan bersama sodara gubernur. Sudah tiga kali.. Saya berkunjung dan mendapat ada dinamika yang terjadi. Ada kelompok yang menerima dan ada pula yang menolak. Pemerintah masih terus melakukan langkah-langkah komunikasi untuk mendapat solusi yang bisa diterima, “ujar Heribertus.
Ketika disinggung terkait rencana pembukaan bandara udara khusus di Wanam, menurut Heribertus selaku pimpinan dewan dirinya belum mendapat detail data atau informasi tersebut. **
Laporan : Felix




